Senin, 03 September 2012

dulu sempat menulis ini ketika hendak pergi meninggalkan kampus hijau tercinta...
(desember 2010)

Kawanku,
Ku titip salam buat Tuhan
Aku terlalu hina untuk menyampaikannya

Katakana pada-Nya
Pemimpin-pemimpin itu tersesat dalam kepentingan
Mereka berdalih aturan-aturan
Menekan
Menghunuskan perbedaan yang kian tajam

Kawanku,
Rumahku hijau nan gersang
Gelap, bak wisma tak bertuan
Sebercik cahaya yang mencerahkan
Kini hendak dipadamkan

Kawanku,
Ku titip salam buat Tuhan
Sampaikan pula aku kedinginan
Terasingkan
Tertiadakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar